HIMAPRODI PBSI UNISMA WUJUDKAN TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI MELALUI PROGRAM KERJA DEDIKASI DI DESA SUDIMORO

Malang, 04 Agustus 2025 — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMAPRODI PBSI) Universitas Islam Malang melaksanakan program tahunan Dedikasi sebagai bentuk nyata pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Tahun ini, Dedikasi diselenggarakan di Desa Sudimoro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, selama 20 hari. Terhitung sejak tanggal 02 Agustus hingga 22 Agustus 2025. Dengan mengusung tema “Widya Budaya Bhakti Desa”, dengan harapan mampu membawa kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, budaya, dan pengembangan potensi desa.
Pembukaan kegiatan telah dilaksanakan pada hari Senin, 04 Agustus 2025, di Gedung Olahraga Balai Desa Sudimoro yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat desa, di antaranya Ibu PKK, RT/RW, Sekretaris Desa, serta perangkat desa lainnya.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala Prodi PBSI UNISMA, Ibu Frida Siswiyanti, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih atas penerimaan hangat dari masyarakat Sudimoro terhadap para mahasiswa. Beliau juga menitipkan para peserta Dedikasi kepada masyarakat desa, serta berharap kegiatan dapat berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti.
Kepala Desa Sudimoro, Bapak Mualiq, turut memberikan sambutan dan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa dalam kegiatan desa sangat diharapkan untuk memberikan warna baru dalam pembangunan masyarakat.

Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Pelaksana Dedikasi 2025, Syauqy Wafa, serta Ketua HIMAPRODI PBSI, Reza Imtiyazul Fikri. Dalam penyampaiannya, Reza menegaskan bahwa Dedikasi ini berbeda dengan KKN, meskipun memiliki semangat pengabdian yang serupa. Dedikasi adalah program tahunan internal HIMAPRODI PBSI yang bersifat sukarela dan lebih terfokus pada kegiatan literasi, edukasi budaya, serta pemberdayaan masyarakat berbasis keilmuan Program Studi. Ia juga menambahkan bahwa, “Program kerja yang sudah kami rancang akan terus disesuaikan dengan kondisi real di lapangan, agar bisa benar-benar memberi dampak dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.”

Sebanyak 24 mahasiswa HIMAPRODI PBSI terlibat aktif dalam Dedikasi tahun ini, dengan menjalankan beragam program kerja unggulan yang telah disusun meliputi Profil Desa dalam bentuk video dokumenter (branding desa), Bimbingan belajar dan kepenulisan, Penyaluran buku bacaan, Bantuan tenaga pendidik di sekolah dan TPQ, Pojok Literasi sebagai pusat literasi desa, Kegiatan kemasyarakatan seperti lomba Agustusan, kegiatan bersama PKK, hingga pemeriksaan kesehatan.

Sebagai penanda resmi dimulainya kegiatan, acara pembukaan diakhiri dengan pemotongan pita pada banner Dedikasi oleh Kepala Desa Sudimoro, didampingi oleh Kaprodi PBSI UNISMA, dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, diharapkan kegiatan ini dapat memberi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sudimoro serta menjadi wadah pembelajaran bermakna bagi mahasiswa dalam praktik nyata pengabdian masyarakat.

penulis: Ulvatul Ummah

PBSI Berjaya: Yudisium FKIP Periode 76, Mahasiswa Raih Dua Predikat Terbaik Tingkat Fakultas dan Universitas

Malang – Prestasi gemilang ditorehkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (Unisma). Dalam gelaran Yudisium Tahun Akademik 2024/2025 yang dilaksanakan pada Kamis (12/6), Dalam gelaran Yudisium Periode 76 . Mahasiswa PBSI Sania Putri Cahyaningrum, S.Pd. berhasil menyabet dua predikat sekaligus , yakni sebagai lulusan terbaik tingkat fakultas dan tingkat universitas.

Mahasiswa asal Kediri ini mencatatkan IPK sempurna, yakni 4.00, yang menjadikannya sebagai lulusan dengan capaian akademik tertinggi Periode ini. Sania dikenal sebagai sosok mahasiswa yang disiplin, konsisten, dan memiliki etos belajar tinggi. Baginya, keberhasilan bukan sesuatu yang diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh komitmen.

“Saya berusaha untuk selalu disiplin menjalani perkuliahan, terutama dalam hal menyelesaikan tugas. Saya percaya bahwa kebiasaan kecil seperti tidak menunda pekerjaan bisa berdampak besar dalam jangka panjang,” ungkap Sania.

Tak hanya aktif dalam kegiatan akademik, Sania juga menunjukkan keteladanan dalam berperilaku dan menjadi panutan bagi teman-temannya di lingkungan kampus. Ia menilai bahwa pembelajaran di PBSI Unisma sangat mendukung perkembangan mahasiswa, baik dari segi keilmuan maupun karakter.

Menurutnya , dosen tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membimbing dengan ramah dan terbuka, serta tetap menjaga kedisiplinan . Hal ini membuat mahasiswa merasa dihargai dan termotivasi untuk terus berkembang.

“Saya merasa sangat bersyukur menjadi bagian dari PBSI Unisma. Lingkungan belajarnya suportif, dosennya komunikatif, dan saya banyak belajar tidak hanya tentang bahasa dan sastra, tapi juga tentang kehidupan,” tuturnya.

Kedepan, Sania bertekad untuk mengabdikan dirinya di dunia pendidikan dan menjadi guru bahasa Indonesia yang inspiratif. Ia berharap bisa terus memberi kontribusi dalam membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkarakter.

“Saya ingin menjadi guru yang tidak hanya mengajar, tapi juga memberi semangat dan harapan bagi siswa. Karena pendidikan bukan hanya soal nilai, tapi juga tentang menanamkan makna hidup,” tambahnya.

Prestasi Sania menjadi bukti nyata bahwa PBSI FKIP Unisma mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara kepribadian. Periode ini , PBSI benar-benar berjaya dengan pencapaian luar biasa dari salah satu mahasiswanya yang mampu bersinar di tingkat tertinggi universitas.

Penulis: Alfira Rahma Maulidia